Pages

Sunday, December 2, 2012

Prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja dalam Menggunakan Komputer



            Bagian dalam komputer tersususn dari rangkaian yang berarus listrik sehinnga kesehatan dan keselamatan kerja pengguananya benar-benar harus diperhatikan. Beberapa hala yang membahayakan kesehatan dan keselamatan pengguna komputer adalah sebagai berikut :
1.    Pemasangan kabel penghubung listrik dengan CPU harus benar sehingga tidak menimbulkan hubungan pendek pada rangkaian listriknya.
2.    Perhatikan masukkan tegangan listrik ke CPU. Apakah tegangannya naik turun atau tidak? Tegangan yang tidak stabil akan mengakibatkan CPU rusak.
3.    Gunakan ground listrik yang baik agar tidak menyisakan tegangan listrik pada casing atau monitor, sehinnga pengguna komputer tidak tersengat listrik.
4.    Atur jarak antara mata pengguna dengan monitor sesuai dengan aturan. Bila perlu, gunakan screen filter di monitor.
5.    Tidak menggunakan komputer dalam keadaan casing terbuka.


Sumber : Purnomo, Andi.2009.Information and Communication Technology 1 for Senior High School Year X.Yudhistira

Batik Pun Punya Unsur Matematika

Batik tidak hanya kaya akan filosofi. Batik juga kaya akan penghitungan matematika. Tampaknya nenek moyang kita telah meninggalkan jejak matemataika fractal pada kain batik Indonesia. Adalah M. Lukman , Yun hariadi alumnus, ITB dan Nancy Margried alumnus Universitas Padjadjaran Bandung membentuk Pixel Peopole Project untuk melakukan penelitian itu.
Fractual adalah salah satu cabang ilmu matematika yang mempelajari tekhnik perluangan. Dalam penelitiannya mereka mengumpulkan sebanyak 300 motif kain batik untuk dianalisis dari sudut pandang matematika. Ternyata dari setiap motof abatik tradisional yang diaplikasiakan ke komputer menggunakan rumausan matematika fractal, terdapat kesamaan.
Dengan rumus matematika fractal  itulah batik bisa dikembangkan dan dimodifikasi yang disebut “motif batik fractal”. Sekitar 300 batik yang tersebar di Indonesia telah diteliti lalu didesain ulang lewat komputer dengan menggunakan peranti lunak open source khusus, yaitu J-Batik.


Sumber : Purnomo, Andi.2009.Information and Communication Technology 1 for Senior High School Years X.Yudhistira



Saturday, December 1, 2012

Masyarakat Madani

Masyarakat Madani
 Pengertian Masyarakat Madani ( Civic Society )

          Civic society diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan sebutan masyarakat sipil atau masyarakat madani. Kata madani berasal dari kata Madinah, yaitu sebuah kota tempat hijrah Nabi Muhammad SAW. Madinah berasal dari kata “madaniyah” yang berarti peradaban. Oleh karena itu masyarakat madani berarti masyarakat yang beradap.

Masyarakat madani adalah sebuah tatanan masyarakat sipil (civil society) yang mandiri dan demokratis, masyarakat madani lahir dari proses penyemaian demokrasi, hubungan keduanya ibarat ikan dengan air, bab ini membahas tentang masyarakat madani yang umumnya dikenal dengna istilah masyarakat sipil (civil society), pengertiannya, ciri-cirinya, sejaraha pemikiran, karakter dan wacana masyarakat sipil di Barat dan di Indonesia serta unsur-unsur di dalamnya

Di bawah ini adalah beberapa definisi masyarakat madani :

                Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, masyarakat madani adalah masyarakat yang menjunjung tinggi norma, nilai-nilai, dan hukum yang ditopang oleh penguasaan teknologi yang beradab, iman dan ilmu.

             Menurut Syamsudin Haris, masyarakat madani adalah suatu lingkup interaksi sosial yang berada di luar pengaaruh negara dan model yang tersusun dari lingkungan masyarakat paling akrab seperti keluarga, asosiasi sukarela, gerakan kemasyarakatan dan berbagai bentuk lingkungan komunikasi antar warga masyarakat.

      Menurut M. Ryaas Rasyid, CS atau MM adalah suatu gagasan masyarakat yang mandiri yang dikonsepsikan sebagai jaringan-jaringan yang produktif dari kelompok-kelompok sosial yang mandiri, perkumpulan-perkumpulan, serta lembaga-lembaga yang saling berhadapan dengan negara

Ciri-Ciri Masyarakat Madani
Ciri-ciri masyarakat madani berdasarkan definisi di atas antara lain :
  a.  Menjunjung tinggi nilai, norma, dan hukum yang ditopang oleh iman dan teknologi. 
  b.  Mempunyai peradaban yang tinggi ( beradab ).
c.     c.   Mengedepankan kesederajatan dan transparasi ( keterbukaan ).
  d.  Free public sphere (ruang publik yang bebas)

  e.  Demokratisasi
              Menurut Neera Candoke, masyarakat sosial berkaitan dengan wacana kritik rasional masyarakat yang secara ekspisit mensyaratkan tumbuhnya demokrasi., dalam kerangka ini hanya negara demokratis yang mampu menjamin masyarakat madani. Demokratisasi dapat terwujud melalui penegakkan pilar-pilar demokrasi yang meliputi :

1   1.  Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)

    2.   Pers yang bebas

    3.   Supremasi hokum

    4.   Perguruan Tinggi

    5.   Partai politik

f. Toleransi
               Toleransi adalah kesediaan individu untuk menerima pandangan-pandangan politik dan sikap sosial yang berbeda. Toleransi merupakan sikap yang dikembangkan dalam masyarakat madani untuk menunjukan sikap saling menghargai dan menghormati pendapat serta aktivitas yang dilakukan oleh orang atau kelompok masyarakat yang lain yang berbeda.

    g.   Pluralisme
            Pluralisme adalah sikap mengakui dan menerima kenyataan disertai sikap tulus bahwa masyarakat itu majemuk. Kemajemukan itu bernilai positif dan merupakan rahmat tuhan.

   h.   Keadilan Sosial (Social justice)

          Keadilan yang dimaksud adalah keseimbangan dan pembagian yang proporsional antara hak dan kewajiban setiap warga dan negara yang mencakup seluruh aspek kehidupan.

i.   i.   Partisipasi sosial

             Partisipasi sosial yang benar-benar bersih dari rekayasa merupakan awal yang baik bagi terciptanya masyarakat madani. Partisipasi sosial yang bersih dapat terjadi apabila tersedia iklim yang memunkinkan otonomi individu terjaga.

j.   j.   Supermasi hukum

          Penghargaan terhadap supermasi hukum merupakan jaminan terciptanya keadilan, keadilan harus diposisikan secara netral, artinya tidak ada pengecualian untuk memperoleh kebenaran di atas hukum.

sumber : http://vexillum-nsr.blogspot.com/2012/02/masyarakat-madani.html

ANTROPOSFER


ANTROPOSFER

Antroposfer adalah lingkungan bagian permukaan bumi yang dihuni oleh manusia. contoh antroposfer berupa wilayah perkotaan, pedesaan, lokasi pemukiman dan sebagainya. Antroposfer berasal dari bahasa latin, yaitu antropos yang berarti mausia dan spaira yang artinya lingkungan. Jadi, antroposfer merupakan bagian dari geosfer yang merupakan tempat hidup manusia.

Komposisi Penduduk
Komposisi penduduk adalah pengelompokkan penduduk yang didasarkan pada usia, jenis kelamin, agama, pendidikan, mata pencarian, dan suku bangsa.

Komposisi penduduk menurut usia dan jenis kelamin
Komposisi penduduk menurut usia dan jenis kelamin sangat penting untuk mengetahui hal-hal berikut:
1. Jumlah penduduk
2. Jumlah angkatan kerja
3. Angka ketergantungan
4. Peramalan penduduk dimasa mendatang
5. Jumlah penduduk wanita dalam masa subur.

Komposisi penduduk menurut usia dapat  dikelompokkan menjadi :
1. penduduk usia belum produktif        : 0 - 14   tahun
2. penduduk usia produktif                  : 15 - 64 tahun
3. penduduk tidak produktif                : lebih dari 64 tahun

Komposisi penduduk menurut usia suatu negara/ wilayah berpengaruh terhadap struktur penduduk. struktur penduduk adalah:
1. Struktur penduduk muda, adalah susunan penduduk suatu negara yang sebagian besar terdiri dari penduduk usia muda. karena disebabkan oleh tingkat kelahiran lebih tinggi daripada tingkat kematian.
2. Struktur penduduk dewasa,  adalah struktur penduduk suatu negara yang sebagian besar usia dewasa. karena dipengaruhi oleh tingkat kelahiran  dan tingkat kematian yang rendah.
3. Struktur penduduk tua, adalah susunan penduduk yang sebagian besar penduduk usia tua. karena dipengaruhi tingkat kelahiran yang rendah, sedangkan tingkat kematiannya tinggi.

Komposisi penduduk menurut usia biasanya digambarkan dalam betuk grafik yang dinamakan  piramida penduduk. piramida penduduk artinya grafik susunan penduduk menurut umur dan jenis kelamin pada waktu tertentu.

manfaat piramida penduduk :
  1. untuk mengetahui jumlah penduduk pria dan wanita
  2. untuk mengetahui pertumbuhan penduduk suatu wilayah atau negara.
  3. untuk mengetahui jumlah penduduk usia sekolah
  4. untuk mengetahui golongan penduduk prosuktif dan tidak prosuktif.
cara membaca piramida penduduk:
  1. garis vertikal, merupakan kelompok usia.
  2. garis horizontal, menyajikan jumlah penduduk pria (kiri) dan wanita (kanan).
macam-macam piramida penduduk:
  1. Piramida kerucut (piramida penduduk muda), menggambarkan keadaan penduduk yang sedang tumbuh atau terus meningkat. jumlah kelahiran lebih besar daripada kematian. seperti Indonesia, India, Brazilia, Meksiko.
  2. Piramida granat (piramida stasioner), menggambarkan keadaan penduduk tetap. artinya jumlah penduduk tidak mengalami pertambahan  yang signifikan, jumlah kelahiran dan kematian seimbang.
  3. Piramida bentuk batu nisan (piramida penduduk tua), menggambarkan jumlah penduduk yang semakin berkurang, yaitu angka kematian lebih besar daripada angka kelahiran.

Komposisi penduduk menurut mata pencarian:
dari komposisi ini dapat diketahui tipe pendduk pada suatu negara apakah termasuk masyarakat tradisional (berkembang) atau industri (modern).
1. jika sektor agraris masih mendominasi mata pencarian penduduk suatu wilayah, maka masyarakat tersebut dikategorikan kedalam masyarakat trasisional.
2. jika sektor industri sudah mendominasi sektor pertanian, maka dikategorikan masyarkat industri.


Komposisi penduduk menurut jenis kelamin:
komposisi penduduk menurut jenis kelamin sangat penting untuk mengetahui jumlah penduduk wanita dalam masa subur, sehingga dapat diramalkan jumlah bayi yang akan lahir di tahun-tahun mendatang dan sekaligus mencari upaya untuk menekan angka kelahiran bayi sedini mungkin.

DINAMIKA PENDUDUK 

Dinamika penduduk adalah Perubahan keadaan jumlah penduduk. Faktor kelahiran (natalitas), kematian (mortalitas) dan migrasi (perpindahan penduduk) menyababkan jumlah penduduk pada suatu negara selalu mengalami perubahan. Dinamika atau perubahan penduduk cenderung kepada perkembangan jumlah penduduk suatu daerah atau Negara. Jumlah penduduk suatu negara dapat diketahui melalui sensus, registrasi dan survei penduduk. Sensus pertama dilaksanakan pada tahun 1930 oleh pemerintah Hindia Belanda. Sedangkan sensus yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia di mulai pada tahun 1961, 1971, 1980, 1990,2000 dan yang terakhir 2010. 

A. KELAHIRAN (NATALITAS)

Penunjang Kelahiran (Pro Natalitas) antara lain :
  1. Kawin usia muda
  2. Pandangan “banyak anak banyak rezeki”
  3. Anak menjadi harapan bagi orang tua sebagai pencari nafkah
  4. Anak merupakan penentu status social
  5. Anak merupakan penerus keturunan terutama anak laki-laki.
Penghambat Kelahiran (Anti Natalitas) antara lain :
  1.   Pelaksanan Program Keluarga Berencana (KB)
  2.   Penundaan usia perkawinan dengan alasan menyelesaikan pendidikan
  3.   Semakin banyak wanita karir.
Penggolongan angka kelahiran kasar (CBR) :
  1. angka kelahiran rendah apabila kurang dari 30 per 1000 penduduk
  2. angka kelahiran sedang, apabila antara 30 – 40 per 1000 penduduk
  3. angka kelahiran tinggi, apabila lebih dari 40 per 1000 penduduk

B. KEMATIAN (MORTALITAS)

Penunjang Kematian (Pro Mortalitas) antara lain :
  1.   Rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan
  2.   Fasilitas kesehatan yang belum memadai
  3.   Keadaan gizi penduduk yang rendah
  4.   Terjadinya bencana alam seperti gunung meletus, gempa bumi, banjir
  5.   Peparangan, wabah penyakit, pembunuhan
Penghambat Kematian (Anti Mortalitas) antara lain :
  1.   Meningkatnya kesadaran penduduk akan pentingnya kesehatan
  2.   Fasilitas kesehatan yang memadai
  3.   Meningkatnya keadaan gizi penduduk
  4.   Memperbanyak tenaga medis seperti dokter, dan bidan
Penggolongan angka kematian kasar :
  1.   angka kematian rendah apabila kurang dari 10 per 1000 penduduk
  2.   angka kematian sedang, apabila antara 10 – 20 per 1000 penduduk
  3.   angka kematian tinggi, apabila lebih dari 20 per 1000 penduduk


C. MIGRASI PENDUDUK

Migrasi merupakan bagian dari mobilitas penduduk. Mobilitas penduduk adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain. Mobilitas penduduk ada yang bersifat nonpermanen (sementara) misalnya turisme baik nasional maupun internasional, dan ada pula mobilitas penduduk permanen (menetap). Mobilitas penduduk permanen disebut migrasi. Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain dengan melewati batas negara atau batas administrasi dengan tujuan untuk menetap.


sumber :  http://novigeografi.blogspot.com/2011/07/materi-geografi-kelas-xi-fenomena_03.html